November 15, 2005

SORRY !

Filed under: Sehari-hari

Dengan sangat terpaksa, hiks hiks hiks, gue mau bilang lagi… hiks hiks hiks… kalo… hiks hiks hiks… Pangerankucing pindah rumah lagi……… LAGI???????????

Iya pindah lagi ke http://pangerankucing.wordpress.com

Tapi Gue janji….. Nggak akan pindah2 lagi. Suer dehhhhhhh

pangerankucing

September 6, 2005

Haram

Filed under: Tulisan, cerita 100 kata

“Apa yang sedang kamu kerjakan anakku?”

“Aku sedang mengerjakan PR, Bu.”

“Kamu sekarang rajin sekali nak. Ibu sering lihat kamu belajar sendiri sampai malam. Kamu juga rajin sholat sekarang. Ibu bangga sama kamu sayang.”
Sang Ibu tersenyum bahagia. Matanya berkaca-kaca.

“Kata ayah, aku harus rajin belajar. Harus rajin sholat. Harus rajin membantu Ibu.”

“Kamu memang anak berbakti. Kamu masih ingat kata-kata almarhum ayahmu rupanya.”

“Ayah setiap malam selalu datang dan menasehati aku kok Bu. Kalau aku belajar, ayah selalu menemani aku.”

“…”

“Oh iya Bu. Kata ayah, Ibu tidak boleh tidur sama Om Bayu lagi. Itu haram katanya, Bu.”

“…”

August 31, 2005

How to make a pangerankucing

Filed under: Sehari-hari
How to make a pangerankucing
Ingredients:
5 parts friendliness
5 parts arrogance
5 parts instinct
Method:
Blend at a low speed for 30 seconds. Add a little cocktail umbrella and a dash of wisdom

Username:

Personality cocktail
From Go-Quiz.com
August 30, 2005

Seorang Pemburu

Filed under: Tulisan, cerita 100 kata

SEPERTI malam-malam sebelumnya, aku berkeliling di hutan belantara ini. Berburu di malam hari memang sangat menyenangkan. Banyak yang bisa aku bidik dengan panahku ini, senjata andalanku yang sudah menemani selama beberapa tahun belakangan.

Ah itu dia! Aku melihat salah satu calon buruanku sedang meloncat-loncat di antara semak-semak berduri.

Dengan sigap aku ambil busurku, dan memasang panahnya.
Bidik… Lepaskan…

Wuuuuuuzzzz…..

Aaaaahhhhhhhhhhh!!!

Panahku berhasil mengenai buruanku saat kudengar pekik kematian buruanku.

Aku berlari menuju arah buruanku. Panahku tergeletak disana. Buruanku sudah lenyap tak berbekas.

Ah, memang panah suci bermata perak-ku ini begitu hebatnya. Tak ada satupun setan-setan itu yang tidak lenyap dibuatnya.

August 23, 2005

New Laptop

Filed under: Sehari-hari

Pangerankucing punya laptopbaru, walaupun sebenernya umurnya udah hampir 1 bulan. Lumayan deh, meskipun nggak mahal dan bagus, tapi udah cukup untuk ngebantu pangerankucing dalam bekerja mapun menulis.

Sejak MJ nggak ada, pangerankucing terpaksa beli laptop soalnya kalo nunggu dari kantor, nggak tau kapan dapetnya. Dengan adanya laptop ini, pangerankucing bisa bawa-bawa untuk meeting, sosialisasi, atau ngerjain kerjaan di rumah.

Ini Spesifikasinya:

Aspire 3002NLCi

  • Mobile AMD Sempron processor 2800+
  • 15.0″ XGA TFT LCD
  • 40 GB HDD
  • DVD/CD-RW Combo
  • 256MB DDR
  • 802.11b/g wireless LAN

Ini gambarnya:

MyNewLaptop

Nge-blog lagih

Filed under: Sehari-hari

ADUH, udah lama banget nggak nge-blog lagih. Seperti biasa, alesannya klasik… SIBUK. Ah, ternyata pangerankucing suka cari alesan!

Tapi nggak kok, kali ini pangerankucing beneran sibuk. Hehehehe…
Apa mau dikata, semenjak di tinggal MJ (Mas Joko - red) yang pindah departemen ke Material Management, pangerankucing harus take over seluruh kerjaan dia.
Sebelnya lagi, si MJ dengan santainya sering ke tempat gue cuma untuk ngeliatin gue sibuk, sedangkan dia lagi nggak ada kerjaan. RESE!

Pangerankucing sih ngambil sisi baiknya aja. Dengan banyak kerjaan seperti ini mudah-mudahan bisa makin berkembang, nggak stuck ngerjain itu-itu aja. Yaaaa, walaupun gaji masih sama dan kerjaan berkali-kali lipat, tapi pangerankucing HARUS TETAP SEMANGAT!

Doakan saya ya!

August 16, 2005

Gosip Laki-Laki

Filed under: Tulisan, cerita 100 kata

Teman-teman kantorku kadang menggunjingkan aku.
Heran, padahal mereka lelaki. Bukannya laki-laki tidak suka bergosip?

Gara-garanya karena aku tidak pernah buang air kecil di uriter, tetapi masuk kamar mandi.

Mereka bilang karena kemaluanku terlalu besar, sehingga tidak enak bila dilihat yang lain. Sebagian bilang karena kemaluanku terlalu kecil. Semua memperdebatkannya. Bahkan sampai ada yang taruhan.

Tetapi aku punya alasan kenapa aku tidak pernah buang air kecil di uriter.

Awalnya sepuluh tahun yang lalu. Saat istriku memotong kemaluanku setelah memergoki aku selingkuh dengan seorang lelaki.

Tetapi aku tidak menyesalinya, karena tak lama kemudian aku punya kelamin baru.

Persis bentuknya seperti kemaluan istriku

Suatu Hari Di Acara Arisan

Filed under: Tulisan, cerita 100 kata

Seperti biasa mereka menggerutu tentang kelakuan suami-suami mereka.

Beberapa mengeluhkan kemampuan suami mereka di atas ranjang. Kurang jantan, itu kata mereka.

Beberapa lagi mengeluhkan kelakuan suami mereka yang gemar jajan di luar. Apa kurangnya pelayanan mereka, gerutu istri-istri itu.
Menurutku karena memang mereka tidak sehebat seperti saat muda.

Seperti biasanya aku hanya terdiam tanpa berkomentar sedikitpun. Mereka mendelik iri terhadapku. Mungkin mereka pikir aku tidak pernah punya masalah dengan suamiku.

Memang sih, suamiku pernah selingkuh. Tapi itu dulu, sepuluh tahun yang lalu.

Sejak aku potong kemaluannya, ia tidak pernah selingkuh lagi.
Tetapi aku tetap bisa terpuaskan.

Karena sekarang aku lesbian.